Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., hadir dalam rangkaian hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Senin (10/8/2026).
Bertempat di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Suyudi menyampaikan materi bertajuk “Generasi Bersih: Bela Negara Tanpa Narkoba” di hadapan 4.612 mahasiswa baru UPNVJ. Materi tersebut menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa dalam menghadapi salah satu tantangan serius yang dapat mengancam generasi muda, yakni penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kehadiran Kepala BNN RI menjadi salah satu agenda penting dalam PKKMB UPNVJ 2026 yang berlangsung pada 10–11 Agustus 2026. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UPNVJ menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa baru mengenai pendidikan, pengembangan diri, kehidupan sosial, hingga tanggung jawab kebangsaan.
Bela Negara Dimulai dari Menjaga Diri
Dalam paparannya, Suyudi menekankan pentingnya membangun generasi yang bersih dari narkoba sebagai salah satu bentuk nyata Bela Negara. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami dampak narkotika terhadap kesehatan dan kehidupan individu, tetapi juga melihat penyalahgunaan narkoba sebagai persoalan yang dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.
Sebagai kelompok terdidik, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kesadaran untuk menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan, serta membangun komunitas kampus yang sehat menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang produktif dan memiliki daya tahan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Pesan tersebut menempatkan Bela Negara dalam konteks kehidupan sehari-hari. Bagi mahasiswa, semangat Bela Negara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan yang bersifat formal, tetapi juga melalui keputusan yang bertanggung jawab, termasuk keberanian menolak narkoba dan menjauhkan diri dari lingkungan yang berisiko.
Paparan Suyudi mendapat perhatian dari ribuan mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB. Edukasi mengenai bahaya narkoba disampaikan dalam perspektif yang lebih luas sehingga mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa menjaga diri dari narkoba juga merupakan bentuk kontribusi terhadap lingkungan dan bangsa.
Bekal Membangun Generasi Sehat dan Berintegritas
Suyudi menjabat sebagai Kepala BNN RI setelah dilantik pada 25 Agustus 2025. Dengan latar belakang panjang di institusi kepolisian, ia dipercaya memimpin BNN RI dalam menjalankan tugas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kehadiran Kepala BNN RI dalam PKKMB UPNVJ menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai pentingnya membangun ketahanan diri terhadap ancaman narkoba sejak awal memasuki kehidupan perguruan tinggi.
Pembekalan tersebut juga memperkuat tema PKKMB UPNVJ 2026, “Muda Berkarakter Bela Negara, Berdampak Nyata untuk Bangsa.” Melalui berbagai materi yang diberikan tokoh nasional, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan akademik, tetapi juga diajak memahami tanggung jawab sosial dan kebangsaan yang melekat pada identitas mahasiswa UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara.
Bagi UPNVJ, edukasi mengenai pencegahan narkoba sejak awal masa perkuliahan merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan kampus yang aman dan mendukung tumbuhnya mahasiswa yang sehat serta berintegritas.
Pemahaman mengenai bahaya narkoba diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi berkembang menjadi kesadaran dan sikap yang diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Kehadiran Kepala BNN RI sekaligus memperkuat komitmen Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., dalam menempatkan pendidikan karakter dan nilai Bela Negara sebagai bagian penting dari pembentukan mahasiswa.
Melalui pembekalan “Generasi Bersih: Bela Negara Tanpa Narkoba”, UPNVJ menegaskan bahwa perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Mahasiswa juga dipersiapkan menjadi generasi yang mampu menjaga diri, memberikan pengaruh positif bagi lingkungan, serta mewujudkan semangat Bela Negara melalui kehidupan yang sehat, produktif, berintegritas, dan bebas dari narkoba.
