Jakarta – Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., secara resmi melepas lima mahasiswa UPNVJ yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) 2026. Pelepasan berlangsung di Lobi Rektorat UPNVJ, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Kelima mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian selama 32 hari, mulai 21 Juli hingga 24 Agustus 2026, di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini menjadi bagian dari komitmen UPNVJ dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat dalam lingkungan lintas budaya dan multidisiplin.
Dalam arahannya, Prof. Anter Venus menegaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan nilai Bela Negara yang menjadi identitas UPNVJ. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga harus mampu menerjemahkan ilmu tersebut menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“KKN memiliki semangat yang sama dengan nilai-nilai Bela Negara yang menjadi identitas UPN Veteran Jakarta. Melalui pengabdian ini, mahasiswa diharapkan mampu melihat setiap peluang dan potensi yang dimiliki daerah penugasan, kemudian menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Anter Venus.
KKN Internasional BKS-PTN Barat 2026 mempertemukan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Selama pelaksanaan, para mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, mempelajari potensi daerah, serta merancang dan melaksanakan program pemberdayaan dengan pendekatan multidisiplin.
Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, hingga organisasi profesi dan kemasyarakatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan program pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Prof. Anter Venus juga menekankan pentingnya mahasiswa menjadikan KKN sebagai ruang untuk belajar sekaligus berkarya. Interaksi langsung dengan masyarakat yang memiliki latar belakang sosial dan budaya beragam diharapkan dapat memperkuat empati sosial, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta keterampilan menyelesaikan persoalan secara kolaboratif.
“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang berkarya. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, hormati budaya lokal, dan hadirkan program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Lima mahasiswa yang menjadi delegasi UPNVJ berasal dari empat fakultas, yaitu Addyne Aulyfah Arvrian dari Program Studi S-1 Hukum, Fakultas Hukum; Sutyasari dan Majid Ali dari Program Studi S-1 Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan; Ameilya Az-Zahra dari Program Studi S-1 Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; serta Zahir Khan Makakmayum dari Program Studi S-1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Selain menjadi sarana pengabdian, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran Bela Negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, membangun jejaring mahasiswa lintas negara dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Prof. Anter Venus meminta para mahasiswa menjaga nama baik UPNVJ, menghormati budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di lokasi pengabdian. Ia berharap pengalaman tersebut dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara UPNVJ, perguruan tinggi mitra, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pengiriman lima delegasi tersebut menjadi bagian dari upaya UPNVJ menghadirkan semangat Kampus Berdampak, dengan menerjemahkan nilai Bela Negara melalui kepedulian terhadap masyarakat, semangat gotong royong, keberanian mengenali persoalan, serta kesediaan menggunakan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
