Jakarta – Mahasiswa internasional asal Pakistan, Majid Ali, mengaku bangga menjadi bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Barat 2026. Mahasiswa Program Studi S-1 Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) tersebut akan memanfaatkan program pengabdian kepada masyarakat untuk menerapkan pengetahuan di bidang gizi dan kesehatan sekaligus mempelajari kehidupan sosial dan budaya Indonesia.

Majid merupakan salah satu dari lima mahasiswa UPNVJ yang menjadi delegasi dalam KKN Internasional BKS-PTN Barat 2026. Program tersebut berlangsung selama 32 hari, mulai 21 Juli hingga 24 Agustus 2026, dengan lokasi pengabdian di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Saat ditemui seusai pelepasan peserta di Lobi Rektorat UPNVJ, Jakarta, Senin (20/7/2026), Majid mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam KKN menjadi pengalaman penting sebagai mahasiswa internasional. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk belajar secara langsung bersama masyarakat sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Saya merasa sangat bangga dapat mengikuti KKN bersama UPN Veteran Jakarta. Ini adalah pengalaman yang sangat berarti bagi saya sebagai mahasiswa internasional,” ujar Majid.

Menurut Majid, proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami persoalan kehidupan secara lebih nyata sekaligus mencari bentuk kontribusi yang sesuai dengan bidang keilmuan.

“Saya bisa belajar langsung dari masyarakat, memahami budaya Indonesia dengan lebih dekat, dan pada saat yang sama memberikan manfaat melalui pengetahuan yang saya miliki, khususnya di bidang gizi dan kesehatan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Majid berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kesehatan. Namun, ia memandang pengabdian kepada masyarakat bukan sebagai proses satu arah. Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman, pengetahuan, dan nilai kehidupan yang dimiliki masyarakat setempat.

“Saya berharap kehadiran kami dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya juga ingin belajar dari pengalaman mereka karena saya percaya pengabdian adalah proses saling berbagi pengetahuan dan saling menginspirasi,” tutur Majid.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada UPNVJ yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk terlibat dalam program pengabdian bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada UPN Veteran Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi bagian dari program yang sangat baik ini,” ujarnya.

Bagi Majid, KKN Internasional BKS-PTN Barat 2026 tidak hanya menjadi kegiatan akademik dan pengabdian, tetapi juga ruang untuk membangun persahabatan dan kolaborasi lintas budaya. Pertemuan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dan negara lain diharapkan dapat memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta melahirkan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Keikutsertaan Majid juga menjadi bagian dari upaya UPNVJ dalam menghadirkan pengalaman akademik yang inklusif dan berorientasi global. Melalui keterlibatan mahasiswa internasional dalam pengabdian masyarakat, nilai-nilai keberagaman, kolaborasi, dan kontribusi sosial dapat diwujudkan secara langsung di tengah masyarakat.