Jakarta – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan seminar dan lokakarya mini bertajuk “Agility & Happiness” sebagai bagian dari pembekalan bagi 148 mentor Patribera 2026, pada Rabu, 15 Juli 2026, di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ. Kegiatan ini menghadirkan Founder dan Master Coach HADE, Daru Dewayanto, sebagai narasumber, serta dihadiri Koordinator Acara Universitas UPNVJ, Catur Nugrahaeni, beserta jajaran.

Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kapasitas mentor agar memiliki kemampuan beradaptasi, ketangguhan mental, serta keterampilan mengelola pikiran dan emosi sebelum mendampingi mahasiswa baru dalam rangkaian Patribera 2026.

Dalam materinya, Daru Dewayanto menyoroti pentingnya kesehatan mental generasi muda. Mengacu pada hasil Indonesia–National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) 2022, ia menyampaikan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, sementara satu dari 20 remaja memenuhi kriteria gangguan mental. Data tersebut menjadi pengingat bahwa mentor tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menciptakan komunikasi yang aman, suportif, dan peka terhadap kondisi psikologis mahasiswa baru.

Seminar berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok, refleksi diri, serta berbagai latihan praktis. Peserta diajak memahami makna kebahagiaan, mempelajari konsep antifragile, dan mengenali Automatic Negative Thoughts (ANTs) beserta teknik “Killing ANTs” untuk mengelola pikiran negatif. Melalui pendekatan tersebut, mentor diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan, membangun empati, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Sebanyak 50 mentor mengikuti sesi diskusi kelompok secara aktif dengan berbagi pengalaman, berdiskusi, dan mempraktikkan teknik pengelolaan pikiran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat mendampingi mahasiswa baru.

Melalui kegiatan ini, UPNVJ menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan penyelenggaraan Patribera 2026 secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga dari sisi kesiapan mental dan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan para mentor mampu menjadi pendamping yang adaptif, tangguh, empatik, serta berorientasi pada solusi sehingga dapat menciptakan proses pengenalan kehidupan kampus yang edukatif, aman, humanis, dan mencerminkan nilai-nilai Bela Negara.