Jakarta – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Djarum Foundation pada Senin (5/5/2026), guna membahas peluang kerja sama strategis dalam program Djarum Beasiswa Plus atau Djarum Bakti Pendidikan.

Audiensi yang berlangsung di lingkungan UPNVJ tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPNVJ, Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ., M.H., bersama perwakilan Djarum Foundation. Pertemuan ini bertujuan membuka peluang bagi mahasiswa UPNVJ untuk memperoleh dukungan pendidikan sekaligus pengembangan kompetensi nonakademik melalui program beasiswa nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Ria Maria Theresa menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis dalam membantu mahasiswa berprestasi yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan dengan optimal.

“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak mahasiswa UPNVJ yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya,” ujarnya.

Dari pihak Djarum Foundation, tim yang hadir menjelaskan bahwa Djarum Bakti Pendidikan merupakan program yang dikelola secara independen dengan fokus pada pengembangan bidang pendidikan, sosial budaya, dan lingkungan. Salah satu perwakilan Djarum Foundation, Abraham, menyampaikan bahwa program ini dirancang secara komprehensif untuk mendukung pengembangan mahasiswa tidak hanya dari aspek finansial, tetapi juga kompetensi kepemimpinan dan jejaring profesional.

Melalui program Djarum Beasiswa Plus, mahasiswa penerima akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp1.000.000 per bulan selama periode beasiswa. Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti berbagai program pengembangan diri, seperti pelatihan berbasis project-based learning, program community empowerment selama enam bulan, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.

Mahasiswa juga diberikan kesempatan mengikuti essay contest yang mendorong lahirnya gagasan autentik dan solusi atas berbagai persoalan sosial melalui karya tulis argumentatif dan berdampak. Tidak hanya itu, program ini juga menyediakan international exposure melalui berbagai kompetisi dan forum internasional, termasuk Model United Nations (MUN), yang bertujuan meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat global.

“Mahasiswa juga memiliki kesempatan membangun jejaring nasional karena program ini telah menjangkau 132 perguruan tinggi dari 38 provinsi di Indonesia,” jelas Abraham.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2026 telah dibuka sejak 8 April 2026 dan akan berlangsung hingga 10 Juni 2026. UPNVJ diharapkan dapat segera bergabung dalam proses seleksi tahun ini sehingga mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari program tersebut.

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang akan memasuki semester 5 dan 6, sehingga calon pendaftar minimal sedang menempuh semester 4 pada saat proses seleksi berlangsung. Adapun jumlah penerima beasiswa tidak ditetapkan secara kaku, melainkan disesuaikan dengan kualitas dan jumlah pendaftar pada masing-masing wilayah.

Kerja sama antara UPNVJ dan Djarum Foundation ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan karakter mahasiswa. Melalui dukungan beasiswa dan program pengembangan diri yang komprehensif, mahasiswa diharapkan tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga mampu berkembang menjadi generasi unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa serta bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung nilai-nilai Bela Negara, UPNVJ terus berupaya menghadirkan berbagai peluang pengembangan bagi mahasiswa melalui kolaborasi dengan mitra strategis. Kehadiran program Djarum Beasiswa Plus diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam mencetak lulusan yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing global.