Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memastikan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 berjalan lancar melalui dukungan infrastruktur teknologi informasi yang andal. Pelaksanaan ujian pada Jumat (19/6/2026) di Kampus UPNVJ Pondok Labu didukung kesiapan perangkat komputer, jaringan, serta sistem pengamanan teknis untuk menjamin proses seleksi berlangsung tertib, aman, dan adil.
Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi UPNVJ, Asep Saeful Ridwan, S.Kom., menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ujian berbasis komputer. Untuk itu, UPNVJ menyiapkan sebanyak 120 unit komputer yang ditempatkan di Laboratorium Terpadu A, Laboratorium Terpadu B, dan ruang multimedia. Seluruh perangkat beserta ruang ujian telah melalui proses pemeriksaan sebelum digunakan oleh peserta.
Selain memastikan kesiapan perangkat utama, UPNVJ juga melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan teknis. Salah satunya melalui koordinasi dengan PLN untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama pelaksanaan ujian sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Dari sisi sistem teknologi informasi, UPA TIK UPNVJ juga menjalin komunikasi langsung dengan panitia pusat SMMPTN-Barat untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kendala pada server maupun sistem ujian. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan proses seleksi secara optimal.
UPNVJ turut memastikan sistem ujian telah dilengkapi fitur penyimpanan jawaban secara otomatis. Dengan mekanisme tersebut, jawaban peserta tetap tersimpan apabila terjadi gangguan teknis. Apabila pelaksanaan ujian harus dihentikan sementara, waktu pengerjaan akan disesuaikan dengan durasi gangguan sehingga hak peserta tetap terjamin.
SMMPTN-Barat 2026 merupakan jalur seleksi mandiri bersama yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia. Seleksi tahun ini melibatkan 27 perguruan tinggi negeri dengan lebih dari 1.013 program studi dan menyediakan sekitar 20.035 kuota mahasiswa baru.
Melalui kesiapan infrastruktur teknologi informasi, sumber daya manusia, serta koordinasi yang terintegrasi dengan panitia pusat, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya universitas dalam memberikan layanan seleksi yang berkualitas sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi negeri.
