Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) akan menyelenggarakan tes kesehatan bagi calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026. Tahapan ini merupakan syarat wajib dan menjadi bagian dari verifikasi akhir sebelum peserta resmi menyandang status sebagai mahasiswa UPNVJ.

Pelaksanaan tes kesehatan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026, bertempat di Gedung Medical Education and Research Center UPNVJ. Guna menghindari antrean panjang, panitia memberlakukan sistem jadwal berdasarkan program studi (prodi) yang dibagi ke dalam dua sesi:

  • Sesi Pagi: Pukul 08.00 – 12.00 WIB

  • Sesi Siang: Pukul 13.00 – 16.00 WIB

Peserta diimbau untuk hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bagi masing-masing prodi.

Sebelum mengikuti tes, calon mahasiswa diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui laman resmi kampus. Berikut adalah rincian kelengkapan dan biaya yang harus diperhatikan oleh peserta:

  • Dokumen Wajib: Membawa kartu SNBP 2026, bukti pembayaran tes, serta kelengkapan alat tulis.

  • Biaya Tes Kesehatan: Rp275.000.

  • Biaya Tambahan: Rp25.000 khusus untuk tes buta warna bagi calon mahasiswa Fakultas Kedokteran (program studi S1 Kedokteran, S1 Farmasi, dan S1 Biologi).

  • Metode Pembayaran: Dapat dilakukan melalui teller, ATM, atau layanan internet banking dari bank yang telah ditentukan oleh pihak universitas.

Setibanya di lokasi, calon mahasiswa akan mengikuti rangkaian pemeriksaan yang sistematis. Alur dimulai dari pengambilan nomor antrean, dilanjutkan dengan verifikasi pembayaran di loket keuangan, dan proses registrasi.

Setelah urusan administrasi selesai, peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal yang meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, dan suhu tubuh. Tahapan krusial berikutnya adalah pengambilan sampel urine untuk tes bebas narkotika dan zat berbahaya. Rangkaian diakhiri dengan pemeriksaan dokter umum serta tes buta warna (bagi prodi tertentu) sebelum peserta menerima hasil tes.

UPNVJ menerapkan standar ketat dalam pemeriksaan kesehatan ini, terutama terkait tes bebas narkotika. Pengujian dilakukan menggunakan enam parameter, yakni amphetamine, methamphetamine, cocaine, morphine, marijuana, dan benzodiazepine.

Pihak universitas menegaskan, peserta yang terindikasi positif menggunakan narkotika akan langsung digugurkan dan tidak dapat melanjutkan proses penerimaan mahasiswa baru.

Sementara itu, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat tes buta warna pada program studi yang mewajibkannya, UPNVJ memberikan kebijakan afirmatif. Mahasiswa tersebut tidak digugurkan, melainkan diberikan opsi untuk dialihkan ke program studi lain yang tidak mensyaratkan bebas buta warna.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tes kesehatan dan menerima hasilnya, calon mahasiswa diwajibkan untuk mengunggah berkas tersebut ke laman resmi UPNVJ. Langkah ini merupakan syarat untuk melanjutkan ke tahapan administrasi berikutnya.

Melalui pelaksanaan tes kesehatan ini, UPNVJ berharap dapat memastikan kesiapan fisik seluruh calon mahasiswa agar dapat mengikuti seluruh rangkaian proses pendidikan di perguruan tinggi secara optimal.