Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Resonansi menyelenggarakan Seminar Nasional Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta dari unsur sivitas akademika dan mahasiswa ini bertujuan memperkuat pemahaman serta implementasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.

Seminar dibuka oleh Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A.Comm., yang menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Lagu yang kita nyanyikan bersama telah menggambarkan nilai-nilai Empat Pilar yang menjadi fondasi negara. Sosialisasi Empat Pilar harus menjadi ruang yang benar-benar menghidupi nilai-nilai tersebut,” ujar Prof. Anter Venus.

Dalam sambutannya, Rektor juga menekankan bahwa penguatan identitas kebangsaan menjadi semakin penting di tengah arus globalisasi dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Menurutnya, keterbukaan terhadap perkembangan dunia harus diimbangi dengan komitmen yang kuat untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Di tengah era internasionalisasi, negara akan tetap kuat apabila kita bersama-sama konsisten menjaga persatuan dan meyakini bahwa NKRI adalah harga mati. Kehadiran para narasumber hari ini diharapkan semakin memperkuat komitmen kita untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sebagai narasumber, Sekretaris Fraksi Partai Golkar MPR RI, Ferdiansyah, S.E., M.M., memaparkan materi mengenai Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap keempat pilar tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata sebagai dasar memperkuat karakter bangsa, menjaga persatuan, serta menghadapi berbagai dinamika sosial.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, S.E., M.Si., hadir sebagai pembicara kunci dengan membawakan materi bertajuk “Pancasila Bukan Dibumikan, tetapi Ditumbuhkan.” Dalam paparannya, Sarmuji menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya disosialisasikan, tetapi harus terus ditumbuhkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Penyelenggaraan seminar nasional ini menjadi bagian dari komitmen UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara dalam membangun karakter kebangsaan sivitas akademika. Melalui pendidikan, dialog, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, UPNVJ terus mendorong mahasiswa untuk memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, mampu menghadapi tantangan global, serta tetap menjunjung tinggi persatuan, identitas nasional, dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.