Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melaksanakan uji coba Ujian Literasi Bela Negara Seleksi Mandiri (SEMA) UPNVJ Tahun 2026 secara daring pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sistem, peserta, perangkat pendukung, serta mekanisme pengawasan sebelum pelaksanaan ujian utama yang dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
Sebanyak 8.176 peserta mengikuti uji coba sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan seleksi mandiri yang akan diikuti sekitar 9.003 calon mahasiswa. Melalui kegiatan ini, UPNVJ melakukan pengujian terhadap aplikasi ujian, proses verifikasi peserta, koordinasi dengan pengawas, serta kesiapan infrastruktur teknologi informasi agar pelaksanaan ujian berlangsung tertib, aman, dan akuntabel.
Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVJ sekaligus Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru), Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus, S.T., M.T., menegaskan bahwa pengawasan menjadi aspek penting dalam menjaga integritas pelaksanaan ujian berbasis daring. Menurutnya, seluruh pengawas diharapkan menjalankan tugas secara profesional untuk meminimalkan potensi pelanggaran maupun kendala teknis selama proses seleksi.
Untuk mendukung pelaksanaan ujian, UPNVJ menyiapkan 171 pengawas yang bertugas mengawasi peserta secara daring dari empat pusat kendali, yaitu ruang CBT A dan CBT B di Gedung MERCe, ruang Fakultas Ilmu Kesehatan, serta ruang Fakultas Teknik. Selain itu, sebanyak 20 pengawas disiapkan untuk mengawasi pelaksanaan ujian secara luring bagi peserta Program Studi S1 Kedokteran yang akan mengikuti ujian di Kampus UPNVJ Pondok Labu menggunakan 10 ruang ujian.
Koordinator Pelaksana Penmaru UPNVJ, Fajar Nugroho, menjelaskan bahwa uji coba difokuskan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengakses aplikasi ujian serta memahami setiap tahapan yang akan dijalani pada hari pelaksanaan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kendala teknis sehingga proses seleksi dapat berlangsung lebih lancar.
Selama uji coba, peserta diperkenalkan dengan mekanisme verifikasi identitas, penggunaan aplikasi ujian, serta berbagai fitur yang tersedia. Pengawas juga memastikan peserta telah tergabung dalam grup komunikasi resmi, menggunakan aplikasi Secure Exam Browser (SEB) yang disediakan UPNVJ, serta menyiapkan seluruh dokumen dan perangkat yang dibutuhkan, termasuk komputer atau laptop untuk mengerjakan soal dan telepon seluler untuk mengikuti pengawasan melalui Zoom.
Selain menguji kesiapan teknologi, simulasi ini juga menjadi sarana untuk memastikan koordinasi antara peserta, pengawas, dan panitia berjalan secara efektif. Berbagai prosedur penanganan kendala teknis, pencatatan peserta, hingga mekanisme pelaporan juga disimulasikan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi berbagai kemungkinan saat ujian berlangsung.
Melalui uji coba Ujian Literasi Bela Negara SEMA 2026, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang objektif, transparan, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penguatan sistem, kesiapan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi diharapkan mampu mendukung pelaksanaan seleksi yang berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh calon mahasiswa.
