Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (PKMM) Tahun 2026 di Gedung Merce, Kampus UPNVJ Limo, Depok, pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus organisasi kemahasiswaan dalam mengelola organisasi secara profesional, akuntabel, adaptif, dan selaras dengan visi UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara.
Pelatihan diikuti oleh pengurus organisasi kemahasiswaan UPNVJ sebagai bagian dari upaya universitas memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menyusun program kerja, mengelola sumber daya, menata administrasi organisasi, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPNVJ, Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.K.J., M.H., hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk “Tata Kelola Organisasi Kemahasiswaan”. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa tata kelola organisasi yang baik merupakan fondasi utama bagi keberhasilan organisasi mahasiswa.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana setiap program dirancang secara terencana, memiliki tujuan yang jelas, menjawab kebutuhan mahasiswa, serta memberikan manfaat bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Ria menjelaskan bahwa pengelolaan organisasi yang efektif harus didukung oleh perencanaan yang matang, pembagian tugas yang jelas, administrasi yang tertib, serta pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab. Selain itu, setiap anggota organisasi perlu memahami peran, kewenangan, dan target yang ingin dicapai bersama agar seluruh program dapat berjalan secara optimal.
Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap tahapan kegiatan organisasi, mulai dari penyusunan proposal, pelaksanaan program, pengelolaan anggaran, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban. Melalui tata kelola yang transparan, organisasi mahasiswa dapat membangun kepercayaan dari anggota, sivitas akademika, maupun institusi.
Selain aspek administrasi, komunikasi dan koordinasi antarpengurus juga menjadi perhatian dalam materi pelatihan. Perbedaan pendapat dalam organisasi dipandang sebagai bagian dari dinamika yang perlu dikelola melalui dialog yang terbuka, pembagian peran yang proporsional, serta pengambilan keputusan yang mengutamakan kepentingan bersama.
UPNVJ juga mendorong terbangunnya sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan universitas agar setiap program yang disusun sejalan dengan kebijakan serta arah pengembangan institusi. Melalui kolaborasi tersebut, organisasi mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang lebih inovatif, berdampak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui PKMM 2026, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh materi yang diperoleh dalam pengelolaan organisasi masing-masing, mulai dari penyusunan program kerja berbasis kebutuhan, penguatan sistem administrasi, evaluasi kegiatan secara berkala, hingga pengembangan budaya kerja yang kolaboratif dan bertanggung jawab.
