Jakarta – Kreativitas mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali mendapat apresiasi. Bayu Aji Putra Riyadi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024, berhasil menarik perhatian melalui konten video cinematic yang menampilkan kehidupan kampus UPNVJ dan dipublikasikan melalui akun TikTok pribadinya, @yuuba4u.
Melalui karya visual yang estetik dan dekat dengan keseharian mahasiswa, Bayu menghadirkan sudut pandang baru tentang UPNVJ. Konten yang dibuatnya menampilkan berbagai lokasi dan aktivitas kampus dengan pendekatan sinematik yang menarik, sehingga mampu memperkenalkan UPNVJ kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial.
Atas kreativitas dan kontribusinya tersebut, Bayu mendapatkan apresiasi langsung dari Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (6/5/2026). Rektor menilai bahwa konten positif yang dibuat mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun citra dan reputasi kampus di ruang digital.
Menurut Prof. Venus, kreativitas mahasiswa dalam memanfaatkan media sosial merupakan bentuk kontribusi nyata bagi institusi. Melalui platform yang dekat dengan generasi muda, mahasiswa dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi dan keunggulan kampus secara lebih luas dan autentik.
Konten yang dibuat Bayu mendapat perhatian karena berhasil menampilkan sisi lain UPNVJ yang jarang terekspos. Melalui teknik pengambilan gambar yang kreatif, ia berusaha menunjukkan bahwa kampus memiliki banyak lokasi menarik yang layak diangkat menjadi konten digital.
Dalam wawancara bersama Tim Humas UPNVJ, Bayu mengungkapkan bahwa motivasinya membuat konten tersebut berangkat dari keinginannya untuk mengubah persepsi sebagian masyarakat yang melihat UPNVJ secara terbatas.
“Karena menurut saya, dari persepsi orang terhadap UPN yang hanya itu-itu aja, padahal masih banyak spot-spot di UPN yang oke kalau untuk di-shoot juga,” ujarnya.
Ide tersebut juga muncul setelah dirinya mengerjakan tugas pembuatan film pendek di kampus. Dari pengalaman tersebut, Bayu melihat banyak potensi visual yang menarik tetapi belum banyak diketahui oleh publik.
“Dan sempat juga dapat tugas short movie kemarin yang saya lihat kayak bagus gitu, tapi enggak ke-notice aja sama orang-orang. Akhirnya saya coba kembangkan dari situ. Jadi mau memperlihatkan kalau UPN itu enggak cuma kecil, masih banyak spot-spot di UPN yang bagus kalau untuk di-shoot juga,” tambahnya.
Terkait proses kreatifnya, Bayu mengaku tidak memiliki jadwal khusus dalam membuat konten. Ia biasanya membuat dan mengunggah video berdasarkan inspirasi serta kesempatan yang tersedia.
“Untuk bikin konten sih kemarin sesuai mood aja,” ungkapnya.
Salah satu kontennya bahkan sempat memperoleh perhatian besar di TikTok dan menjangkau banyak pengguna media sosial. Menurut Bayu, momentum tersebut terjadi karena video diunggah tidak lama setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sehingga banyak calon mahasiswa yang sedang mencari informasi mengenai kampus.
“Kemarin tuh waktu kontennya sempat rame dan meledak karena H+1 pengumuman SNBP,” jelasnya.
Meski saat ini dirinya merasa sudah cukup membuat konten khusus mengenai UPNVJ, Bayu tidak menutup kemungkinan untuk kembali menghadirkan karya serupa apabila terdapat kesempatan di masa mendatang.
“Kalau untuk konten UPN sendiri sih udah cukup ya, selagi ada kesempatan,” katanya.
Kehadiran konten kreatif yang dibuat mahasiswa seperti Bayu menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat. Dengan perspektif yang segar dan pendekatan yang dekat dengan generasi muda, mahasiswa mampu menjadi duta kampus yang memperkuat citra positif institusi melalui ruang digital.
UPNVJ sendiri terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi di berbagai bidang. Melalui karya-karya positif yang dipublikasikan secara luas, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan diri, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkenalkan UPNVJ sebagai kampus yang dinamis, kreatif, dan berdaya saing di era digital.
