Jakarta – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) berhasil menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 dengan lancar, aman, dan terkendali hingga hari terakhir pelaksanaan. Sebanyak 22.426 peserta mengikuti ujian yang berlangsung selama 11 hari, mulai 21–30 April dan 2 Mei 2026, di dua lokasi kampus UPNVJ, yaitu Kampus Pondok Labu, Jakarta Selatan, dan Kampus Limo, Depok.

Keberhasilan penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 ini mencerminkan komitmen UPNVJ dalam menerapkan prinsip zero accident melalui kesiapan teknis, manajemen risiko yang terukur, serta kepatuhan terhadap standar nasional pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi.

Koordinator Pelaksana UTBK SNBT UPNVJ, Fajar Nugroho, S.Kom., M.P., menjelaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan telah dipersiapkan secara matang sejak jauh hari. Berkat perencanaan yang komprehensif tersebut, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi dengan baik sehingga pelaksanaan ujian berlangsung tanpa hambatan berarti.

“Karena persiapan sudah matang, semua permasalahan dapat diantisipasi. Tidak ada kendala baik di hari pertama maupun hari terakhir,” ujar Fajar.

Pada pelaksanaan tahun ini, UPNVJ juga berhasil mengadaptasi sejumlah kebaruan dalam sistem UTBK, termasuk penggunaan UTBK OS, serta menjalankan seluruh arahan dari panitia pusat secara disiplin. Salah satu implementasinya adalah kewajiban pengiriman dokumentasi foto peserta pada setiap sesi ujian sebagai bagian dari penguatan sistem monitoring dan pengawasan nasional.

Dalam mendukung kelancaran ujian, UPNVJ menyediakan 1.020 kursi peserta per sesi yang tersebar di 29 ruang ujian, didukung oleh 1.020 unit komputer aktif dan 105 unit komputer cadangan. Setiap ruang ujian dilengkapi rata-rata empat unit komputer cadangan untuk mengantisipasi gangguan teknis sehingga proses ujian dapat terus berjalan tanpa mengganggu peserta.

Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua sesi setiap hari, yakni sesi pagi pukul 06.45–10.30 WIB dan sesi siang pukul 12.30–16.15 WIB. Di Kampus Pondok Labu tersedia 23 ruang ujian dengan kapasitas 815 peserta per sesi, sedangkan Kampus Limo menggunakan 6 ruang ujian dengan kapasitas 205 peserta per sesi.

Sebagai bagian dari penerapan prinsip zero accident, UPNVJ juga menyiapkan layanan kesehatan di setiap lokasi ujian. Di Kampus Pondok Labu tersedia posko kesehatan di ruang ULT yang didukung oleh tiga tenaga kesehatan, satu dokter, dan satu unit ambulans. Sementara itu, di Kampus Limo layanan kesehatan disiagakan di depan Gedung Fakultas Teknik dengan dukungan dua tenaga kesehatan dan satu dokter.

Untuk menjaga integritas seleksi nasional, pengawasan dilakukan secara berlapis melalui pemeriksaan terhadap kertas buram, kartu peserta, hingga surat keterangan lulus setelah ujian selesai. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada materi soal yang dibawa keluar oleh peserta serta menjaga keamanan dan kerahasiaan soal ujian.

Selain itu, UPNVJ menerapkan zona steril di area ujian yang tidak dapat diakses oleh pihak luar, termasuk media. Kebijakan ini bertujuan menjaga konsentrasi peserta serta menjamin keamanan dokumen dan proses pelaksanaan ujian. Aktivitas peliputan hanya diperbolehkan di area transit atau luar gedung dengan pendampingan tim Humas UPNVJ.

Sementara itu, Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm., menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 dengan prinsip zero accident menunjukkan kemampuan institusi dalam mengelola kegiatan berskala nasional secara profesional dan berstandar tinggi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari kelancaran aspek teknis, tetapi juga dari kemampuan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem seleksi yang objektif, transparan, dan berintegritas.

“Keberhasilan pelaksanaan UTBK SNBT 2026 mencerminkan kapasitas UPNVJ dalam mengelola kegiatan berskala nasional secara profesional. Kami akan terus memperkuat tata kelola berbasis risiko dan peningkatan kualitas layanan sebagai bagian dari komitmen mendukung sistem pendidikan tinggi yang unggul serta berkarakter bela negara,” ujar Rektor.

Melalui penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 yang berjalan sukses tanpa kendala berarti, UPNVJ kembali menunjukkan kesiapan dan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan seleksi nasional yang berkualitas, aman, dan berintegritas bagi calon mahasiswa Indonesia.