Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., secara resmi membuka hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UPNVJ Tahun 2026 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
PKKMB yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Agustus 2026, diikuti ribuan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Mengusung tema “Muda Berkarakter Bela Negara, Berdampak Nyata untuk Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi, nilai-nilai UPNVJ, serta karakter Bela Negara yang menjadi identitas universitas.
Pembukaan PKKMB menandai dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru sekaligus menjadi momentum UPNVJ dalam menanamkan fondasi integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat belajar sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menegaskan bahwa PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan lingkungan kampus, tetapi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi proses pendidikan dan kehidupan kemahasiswaan.
Menurut Venus, mahasiswa baru perlu mendapatkan pengalaman awal yang positif agar memiliki kesiapan untuk tumbuh, belajar, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing.
Venus juga menekankan bahwa identitas UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara perlu diterjemahkan dalam tindakan yang relevan dengan kehidupan masa kini. Nilai Bela Negara tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat diwujudkan melalui integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, semangat belajar, serta kemampuan memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat tersebut selaras dengan tema PKKMB UPNVJ 2026, “Muda Berkarakter Bela Negara, Berdampak Nyata untuk Bangsa.” Tema ini menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi muda yang memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran untuk mengambil peran dalam kehidupan masyarakat.
Untuk memperluas wawasan mahasiswa baru, PKKMB UPNVJ 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie, Ph.D., Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Suyudi Ario Seto, edukreator Jerome Polin Sijabat, B.Eng., serta pegiat sosial Inayah Wulandari Wahid.
Kehadiran tokoh dari bidang pemerintahan, pendidikan, ilmu pengetahuan, ketenagakerjaan, sosial, dan kreativitas tersebut diharapkan memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai tantangan masa depan, pengembangan diri, tanggung jawab sosial, serta peran generasi muda dalam memberikan kontribusi bagi bangsa.
Selain menghadirkan tokoh nasional, PKKMB UPNVJ 2026 turut memberikan ruang bagi mahasiswa berprestasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik untuk berbagi pengalaman.
Keterlibatan mahasiswa berprestasi tersebut memberikan gambaran langsung mengenai berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani pendidikan, mulai dari pengembangan prestasi akademik dan nonakademik, organisasi, hingga pengembangan kompetensi dan pengalaman di luar ruang kelas.
Untuk memberikan akses yang lebih luas, rangkaian PKKMB UPNVJ 2026 juga dapat diikuti secara daring melalui siaran langsung kanal YouTube resmi UPN Veteran Jakarta. Fasilitas tersebut memungkinkan orang tua mahasiswa dan masyarakat turut menyaksikan rangkaian kegiatan PKKMB.
Melalui PKKMB 2026, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mendorong keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Mahasiswa baru diharapkan menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan kompetensi, memperkuat karakter Bela Negara, membangun jejaring, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
