Kontingen DKI Jakarta berhasil meraih gelar juara umum I cabang olahraga karate pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025 yang diselenggarakan di GOR Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, pada 22-27 September 2025. Salah satu penyumbang medali emas penting adalah Lovia Gindha Puspita, mahasiswi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ).

Lovia Gindha Puspita sukses membawa timnya menjadi yang terbaik di kelas beregu putri senior, berkontribusi besar terhadap dominasi DKI Jakarta di cabang karate. Secara keseluruhan, kontingen DKI Jakarta mengumpulkan total 14 medali, terdiri dari 6 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu. Cabang karate ini sendiri diikuti oleh 20 atlet yang mewakili Provinsi DKI Jakarta.

Lovia mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kompetisi ini adalah target saya. Kemenangan ini merupakan mimpi sejak awal menjadi atlet pembinaan,” ujar Lovia.

Lebih lanjut, Lovia melihat medali emas ini sebagai batu loncatan. “Ini langkah awal sebelum mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti,” tambahnya, menunjukkan ambisi untuk terus berprestasi di kancah yang lebih tinggi.

Untuk menghadapi kompetisi yang diikuti oleh sekitar 50-100 atlet dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Riau ini, Lovia menjalani persiapan yang sangat matang dan terstruktur.

“Saya rutin latihan fisik, menjaga pola makan, dan istirahat cukup,” jelasnya mengenai fondasi fisiknya. Selain itu, ia juga fokus pada aspek teknis dan mental. “Saya juga fokus pada latihan teknik, menyusun strategi bersama pelatih dan tim, serta sparring untuk membiasakan diri dengan situasi pertandingan,” kata Lovia, menekankan bahwa latihan mental seperti menjaga fokus dan kepercayaan diri adalah kunci keberhasilannya.

Keberhasilan Lovia dan tim DKI Jakarta ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan sinergi tim yang solid. Lovia pun menutup dengan pesan motivasi bagi rekan-rekan mahasiswanya: “Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Kita bisa jika kita bersama.”