Jakarta – Di balik kemeriahan Wisuda ke-75 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), terselip kisah inspiratif Arya Airlangga, wisudawan Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Arya berhasil membuktikan bahwa latar belakangnya sebagai anak yatim piatu yang tumbuh dalam keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.
Sejak usia dua bulan, Arya telah kehilangan ibunya, disusul oleh sang ayah saat ia berusia 11 tahun. Sejak saat itu, ia dibesarkan oleh neneknya yang berjuang keras dari berjualan nasi uduk dan membuka warung kelontong demi membiayai sekolah cucunya.
“Dari mata dan tangannya yang mulai melemah, saya belajar bahwa ilmu adalah warisan terbaik yang bisa mengubah nasib tanpa harus mewarisi kekayaan,” kenang Arya.
Puncak perjuangannya terbayar saat ia berhasil diterima di UPNVJ melalui jalur SNMPTN dan memperoleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Beasiswa ini menjadi jembatan yang membantunya menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.
Namun, cobaan datang kembali saat Arya memasuki semester enam. Nenek tercintanya berpulang. Kehilangan sosok yang selama ini menjadi pengganti orang tua menjadi pukulan berat baginya.
“Padahal, hal yang paling saya idamkan sejak dulu adalah melihat beliau menyaksikan saya memakai toga dan meraih gelar sarjana,” ujar Arya. Meskipun demikian, dukungan dari keluarga, dosen, dan teman-teman menguatkan tekadnya untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Selama kuliah, Arya aktif berorganisasi dan mengikuti berbagai magang. Baginya, pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang memanfaatkan setiap peluang untuk mengasah diri.
“Saya percaya mereka yang tumbuh tanpa orang tua dan tetap berhasil adalah orang-orang yang benar-benar hebat,” ungkapnya.
Sebagai sarjana Ilmu Politik, Arya kini menatap masa depan dengan optimisme. Ia bercita-cita membangun karier yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat. Kisah Arya Airlangga menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad, pendidikan, dan dukungan, mimpi besar dapat diraih siapa pun, tidak peduli dari titik mana mereka memulai.
