Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas riset sivitas akademikanya. Melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan, UPNVJ menyelenggarakan webinar bertajuk Bibliometrics in Action: Measure, Analyze, and Strategize Your Research pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini menyasar puluhan dosen dan mahasiswa program magister di lingkungan UPNVJ. Fokus utama acara ini adalah memperkuat strategi penelitian dan publikasi ilmiah berbasis data agar mampu bersaing di kancah internasional.
Kepala UPA Perpustakaan UPNVJ, Fajar Nugroho, dalam sambutannya menekankan bahwa pemahaman mengenai bibliometrik kini menjadi kompetensi wajib bagi akademisi. Di tengah persaingan publikasi global yang ketat, strategi riset yang terarah menjadi kunci utama.
“Melalui kegiatan ini kami berharap tercipta ruang diskusi dan pembelajaran yang dapat memperkuat ekosistem penelitian yang produktif dan berkualitas. Pengetahuan mengenai bibliometrik diharapkan mampu membantu dosen dan mahasiswa UPNVJ dalam menyusun strategi riset yang lebih terarah,” ujar Fajar.
Webinar ini menghadirkan Pradipta Faikar Hakim, Lecturer Universitas Indonesia sekaligus Customer Success Manager Elsevier Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menjelaskan bagaimana indikator bibliometrik seperti h-index, jumlah sitasi, hingga impact factor dapat digunakan untuk mengukur dampak ilmiah sebuah penelitian.
Selain teori, peserta juga mendapatkan sesi tutorial langsung mengenai penggunaan platform basis data ilmiah Scopus. Pradipta memperkenalkan berbagai fitur analitik yang tersedia di Scopus, mulai dari teknik penelusuran artikel hingga pemetaan penulis berpengaruh di bidang tertentu.
Melalui penguasaan fitur analisis sitasi ini, peneliti diharapkan dapat memetakan perkembangan penelitian di bidangnya masing-masing secara lebih akurat.
Dengan terselenggaranya webinar ini, UPNVJ menegaskan langkah nyatanya dalam membangun budaya riset yang kuat. Peningkatan literasi data ilmiah ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi akademik universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
