Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai Rp148.902.000. Bantuan ini diberikan kepada 31 mahasiswa yang terdampak langsung bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Gedung Rektorat UPNVJ sebagai respons atas bencana besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Hingga 15 Desember 2025, data mencatat bencana tersebut telah merenggut 1.030 nyawa dan merusak lebih dari 146.000 rumah warga.

Bantuan ini menyasar mahasiswa dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Ilmu Kesehatan, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hingga Teknik. Bagi para penerima, bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan napas baru untuk melanjutkan pendidikan di tengah masa sulit.

Dua kisah pilu datang dari mahasiswa yang terdampak langsung:

Shalsabilla (S1 Ilmu Komunikasi): Rumah keluarganya di Sumatera tertimbun longsor hingga ke bagian atap, menyebabkannya tidak layak huni. Bantuan UKT ini memungkinkannya tetap fokus kuliah tanpa terbebani biaya pendidikan saat keluarga sedang berjuang pulih.

Amla Sarani (S1 Manajemen): Mahasiswa asal Aceh Tengah ini harus menghadapi duka mendalam karena kehilangan anggota keluarga yang dinyatakan hilang, ditambah kondisi rumah yang rusak parah akibat banjir bandang.

“Program ini adalah bagian dari kebijakan responsif universitas untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang putus sekolah akibat bencana alam,” ungkap pihak rektorat dalam acara penyerahan tersebut.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, UPNVJ melakukan proses verifikasi yang ketat melalui validasi data domisili dan laporan dampak lapangan. Langkah ini melengkapi inisiatif kemanusiaan yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk pengiriman tim relawan langsung ke lokasi bencana di Aceh.

Secara nasional, dampak bencana ini memang sangat luas, mencakup:

Wilayah terdampak: 52 Kabupaten di Sumatera.

Korban jiwa & luka: 1.030 meninggal, 7.000 luka-luka, dan 206 orang hilang.

Fasilitas Umum: 219 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan.

Melalui bantuan ini, UPNVJ berharap dapat meringankan beban finansial orang tua mahasiswa dan memberikan dukungan moral agar para mahasiswa tetap memiliki masa depan yang cerah meski di tengah duka pascabencana.