Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui Unit Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) secara resmi berpartisipasi dalam soft opening Indonesian Student Entrepreneurship Expo (KMI Expo) XVI 2025. Acara pembukaan ini berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di Auditorium Universitas Tidar, Magelang.

Dua tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UPNVJ berhasil lolos dan langsung menempati booth pameran nasional. Kedua tim tersebut adalah Robolab Academy (kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan) dan Tiwul Bar – Snack Bar (kategori Makanan dan Minuman).

KMI Expo XVI merupakan program strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tema “Karsa Lokal Daya Nasional: Kewirausahaan Mahasiswa dalam Bingkai Budaya Nusantara.” Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem wirausaha kampus dan terintegrasi penuh dengan program P2MW, memberikan pembinaan komprehensif dari ide awal hingga keberlanjutan usaha bagi mahasiswa seluruh Indonesia.

Soft opening dipimpin oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan dihadiri oleh pejabat Badan Layanan Umum (Belmawa) Kemendikbudristek, rektor perguruan tinggi mitra, juri nasional, pendamping P2MW, serta ratusan delegasi mahasiswa. Dalam kesempatan ini, seluruh tenant, termasuk perwakilan UPNVJ, mengikuti serangkaian agenda mulai dari registrasi ulang, penataan booth, hingga technical meeting.

 

Kedua tim UPNVJ yang maju ke tingkat nasional ini menyajikan produk inovatif hasil pendampingan intensif dari UPA PKK sepanjang tahun 2025:

  • Robolab Academy: Menawarkan layanan edukasi robotika dan teknologi yang ditujukan bagi anak usia dini hingga remaja.

  • Tiwul Bar – Snack Bar: Menghadirkan camilan sehat yang dibuat dari bahan dasar tiwul instan, sekaligus mengangkat potensi pangan lokal Jawa.

Rektor UPNVJ, Prof. Anter Venus, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Partisipasi di KMI Expo XVI merupakan wujud nyata komitmen UPNVJ mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” ujar Prof. Venus.

Beliau juga menambahkan bahwa keberhasilan dua tim ini dalam bersaing di level nasional merupakan cara UPNVJ mengangkat nilai-nilai bela negara melalui inovasi berbasis budaya lokal.

Keikutsertaan UPNVJ tahun ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat kewirausahaan bagi lebih dari 34.000 mahasiswa aktif di kampus tersebut. UPA PKK berkomitmen untuk terus memperluas program inkubasi guna mendorong lebih banyak mahasiswa veteran melaju ke panggung wirausaha nasional dan internasional.