Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Dua tim mahasiswa perwakilan UPNVJ berhasil memastikan diri lolos ke babak final Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025. Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tersebut akan berlangsung pada 23 hingga 26 Oktober 2025 di Universitas Jember, Jawa Timur.
KMHE adalah wadah penting bagi mahasiswa seluruh Indonesia untuk menampilkan inovasi kendaraan yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan. Keberhasilan dua tim UPNVJ mencapai final merupakan bukti nyata komitmen kuat mahasiswa dalam pengembangan riset dan teknologi terapan di bidang otomotif, sejalan dengan penerapan nilai “Bela Negara” melalui inovasi.

Dalam suasana pelepasan tim, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPNVJ, dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ.,M.H, menyampaikan rasa bangga dan harapannya di Plaza Soedirman UPNVJ, Selasa (21/10/2025).
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras para mahasiswa yang sudah berjuang hingga lolos ke babak final KMHE. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UPNVJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berinovasi di bidang teknologi ramah lingkungan. Kami berharap para peserta dapat membawa hasil terbaik dan menjaga nama baik UPNVJ,” ujar dr. Ria Maria Theresa saat melepas keberangkatan Tim Reksa.
Partisipasi di KMHE 2025 diharapkan dapat menjadi momentum bagi mahasiswa UPNVJ untuk mengasah kemampuan teknis, kolaboratif, dan kreativitas, serta memperluas wawasan mereka tentang energi berkelanjutan. Pihak universitas memberikan dukungan penuh sebagai komitmen terhadap penguatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya pada aspek riset dan inovasi mahasiswa.
Ajang final di Universitas Jember ini akan menjadi medan persaingan bagi ratusan inovator muda dari berbagai daerah, sekaligus menjadi ajang kolaborasi penting antarperguruan tinggi dalam membangun budaya riset berkelanjutan di Indonesia.
