Jakarta – Liosantra Oskar, S.IP., wisudawan Program Studi Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), berhasil membuktikan bahwa passion dan akademik bisa berjalan beriringan. Berkat 17 medali dari berbagai kejuaraan pencak silat dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,60, Lio dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Karya Mahardika.
Lio, sapaan akrabnya, mulai serius menekuni pencak silat di semester dua perkuliahannya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Veteran Jakarta (PSVJ). “Saya diajak lomba ke Makassar. Dari situ, saya termotivasi untuk serius berlatih sambil menjelajahi Indonesia,” ungkapnya.
Meski harus membagi waktu antara latihan intensif dan jadwal kuliah yang padat, Lio berhasil mengatasinya berkat dukungan penuh dari UPNVJ, termasuk dispensasi ujian online. Dukungan ini memungkinkannya tetap berprestasi di bidang akademik tanpa harus mengorbankan kegiatannya sebagai atlet.
Awalnya, orang tua Lio sempat khawatir pencak silat akan mengganggu studinya. Namun, ia membuktikan sebaliknya. Selain sukses mempertahankan IPK tinggi, Lio berhasil lolos program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) dan bahkan mendapatkan pekerjaan sebelum lulus. “Orang tua akhirnya bangga melihat saya bisa menyeimbangkan keduanya,” tuturnya.
Gelar Karya Mahardika yang diraihnya menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. “Saya harus menjadi teladan dan menjaga nama baik almamater setelah lulus,” tegasnya.
Lio berpesan kepada mahasiswa baru untuk tidak ragu mengeksplorasi minat mereka melalui UKM. “UPNVJ sangat mendukung, terutama untuk lomba. Jadi, manfaatkan kesempatan ini,” pesannya.
