Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) resmi menyepakati kerja sama dengan Yayasan Pulih untuk menyediakan layanan konseling psikologis dan dukungan kesehatan mental yang komprehensif. Kolaborasi ini ditujukan bagi seluruh sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan.

Penandatanganan dan pembahasan kerja sama ini berlangsung pada Kamis (12/3/2026) di kantor Yayasan Pulih, Jakarta Selatan. Pertemuan dihadiri oleh pendiri Yayasan Pulih, Dr. Livia Istania, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPNVJ, Dr. dr. Ria Maria Theresa, SpKJ., MH, beserta jajaran perwakilan fakultas.

Dr. dr. Ria Maria Theresa mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran sistem bimbingan konseling di lingkungan UPNVJ. Sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa yang besar, tantangan psikologis seperti stres dan kesulitan adaptasi terhadap dinamika lingkungan perkotaan menjadi perhatian utama.

“Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam restrukturisasi bimbingan konseling di kampus. Kami menyadari urgensi penanganan masalah psikologis mahasiswa, dan peran dosen wali juga akan diperkuat untuk deteksi dini masalah tersebut,” ujar Dr. dr. Ria.

Pendiri Yayasan Pulih, Dr. Livia Istania, menyambut baik inisiatif ini. Ia menjelaskan bahwa Yayasan Pulih memiliki rekam jejak panjang dalam menangani individu yang terdampak kekerasan, konflik, hingga trauma bencana.

Melalui kemitraan ini, UPNVJ akan mendapatkan dukungan sumber daya profesional tambahan, termasuk psikolog dan dokter berpengalaman, untuk memberikan akses konseling yang lebih mudah dan terukur.

Sebagai tindak lanjut nyata dari audiensi tersebut, kedua belah pihak langsung merancang program kerja konkret. Salah satu agenda utama yang akan segera diluncurkan adalah kampanye edukasi bertajuk “Abuse is Not Love”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai hubungan yang sehat dan pencegahan kekerasan di lingkungan akademik.

Dengan kolaborasi ini, UPNVJ optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai “Kampus Peduli Kesehatan Mental” di Jakarta, sekaligus memastikan kesejahteraan psikologis seluruh anggotanya terjaga melalui akses layanan profesional yang kredibel.