Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) terus memperluas jangkauan pengabdian masyarakatnya. Bertempat di Ruang Nusantara 2 pada Selasa (23/12/2025), UPNVJ menggelar pertemuan strategis dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor untuk membahas penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui program magang dan beasiswa pendidikan.

Kolaborasi ini dirancang untuk mengintegrasikan peran akademisi dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Bogor.

Salah satu poin krusial dalam diskusi tersebut adalah rencana pelibatan mahasiswa UPNVJ yang sedang menjalani magang atau pengabdian masyarakat untuk menjadi Duta Inovasi Desa. Program ini nantinya akan berada di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor.

Peran Duta Inovasi Desa diharapkan mampu:

  • Mendorong percepatan pembangunan dan inovasi di tingkat desa.

  • Memberikan solusi praktis atas permasalahan lokal melalui perspektif akademis.

  • Meningkatkan citra dan kontribusi nyata UPNVJ di level regional.

Menanggapi tantangan akses pendidikan di wilayah pelosok, kedua belah pihak merencanakan peluncuran program unggulan “Satu Desa Satu Sarjana” pada awal tahun 2026. Program beasiswa ini bertujuan memberikan kesempatan bagi warga desa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi di UPNVJ dengan pemantauan langsung dari Bappedalitbang guna memastikan dampaknya tepat sasaran bagi kemajuan desa asal.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPNVJ, Dr. Asropi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari identitas kampus.

“Penjajakan ini memperkuat kebijakan bela negara melalui kolaborasi pendidikan dan pengabdian masyarakat. Sebagai PTN BLU unggul, UPNVJ berkomitmen meningkatkan akses pendidikan desa hingga 2028, mendukung target pembangunan nasional yang inklusif dan berdaya saing,” ujar Dr. Asropi.

Meskipun Nota Kesepahaman (MoU) antara UPNVJ dan Pemerintah Kabupaten Bogor masih berlaku hingga tahun 2028, pertemuan ini menjadi landasan untuk penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih operasional. PKS tersebut akan mengatur teknis pelaksanaan di lapangan agar program-program yang dicanangkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPNVJ, yang menandai keseriusan institusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.