
Jakarta, 7 Maret 2025 – Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) turut berperan aktif dalam upaya tanggap darurat banjir yang melanda wilayah Jakarta dan Bekasi sejak awal Maret. Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari mengakibatkan ribuan warga terdampak akibat banjir yang merendam sejumlah permukiman.
Sebagai bentuk kepedulian, MAPALA UPNVJ segera bergerak memberikan bantuan pada 5-6 Maret 2025. Kegiatan yang dilakukan meliputi evakuasi warga, distribusi bantuan saat sahur dan berbuka puasa, hingga membersihkan area yang terdampak banjir. Ketua MAPALA UPNVJ, Nadia Nugrahani, menyatakan bahwa meskipun MAPALA identik dengan kegiatan alam bebas, mereka juga memiliki perhatian besar terhadap aksi tanggap bencana.
“Melihat kondisi banjir yang cukup parah, dengan rumah-rumah terendam, warga mengungsi, dan banyak yang kehilangan barang berharga, kami merasa ini lebih dari sekadar bencana. Ini adalah panggilan untuk bergerak,” ujar Nadia.
Dalam aksi kemanusiaan ini, MAPALA UPNVJ menerjunkan 20 relawan yang dibagi dalam dua tim, yaitu tim asesmen dan tim dapur umum. Mereka bekerja sama dengan berbagai organisasi kemanusiaan serta pemerintah daerah, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), guna mempercepat penanganan dampak banjir.
Selain memberikan bantuan langsung di lapangan, MAPALA UPNVJ juga melakukan asesmen ke beberapa wilayah terdampak, seperti Kampung Pulo (Pondok Labu) dan Universitas Binawan (Kalibata). Berdasarkan hasil asesmen, kondisi di Kampung Pulo sudah kembali normal dengan warga mulai beraktivitas seperti biasa. Sementara itu, di sekitar Kampus Binawan, banjir telah mulai surut, meskipun beberapa titik masih tertutup lumpur tebal dan sekretariat HIMATALA (Universitas Binawan) masih tergenang air.
Aksi kepedulian ini menunjukkan semangat solidaritas mahasiswa dalam membantu masyarakat yang terkena musibah. MAPALA UPNVJ berharap langkah kecil yang mereka lakukan dapat meringankan beban para korban banjir dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan.